Sigap Respon Bencana,PPA Group Terjunkan ERT ke Sejumlah Wilayah Terdampak Gempa NTT

PT Putra Perkasa Abadi (PPA) Group dan Yayasan Garuda Rescue Nusantara (selanjutnya akan disebut PPA Group) di bawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Siaga Bencana, menerjunkan Emergency Response Team (ERT) untuk ke lokasi bencana tektonik yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim diterjunkan untuk mendukung pencarian dan penyisiran, asesmen kondisi lapangan, layanan medis, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Dua tim ERT PPA diberangkatkan sejak Sabtu (15/08). Tim pertama ditempatkan di Posko Nagekeo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Tim ini terdiri dari empat personel, dengan satu orang leader dan tiga rescuer.

Sementara itu, Tim kedua beranggotakan sembilan personel, terdiri atas satu leader, empat rescuer, dan empat tenaga medis. Tim ini ditempatkan di Posko Manggarai Timur, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.

Setibanya di lokasi, personel ERT PPA berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan unsur terkait dalam Posko ESDM Siaga Bencana. Koordinasi tersebut menjadi bagian penting untuk memetakan kondisi lapangan sekaligus menentukan dukungan yang dibutuhkan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.

Tim kemudian melakukan pemantauan dan penyisiran di beberapa lokasi, mulai dari Labuan Bajo, Kecamatan Reok, Pota, Nagekeo, hingga Mbay.

“Kepada seluruh team perusahaan yang bertugas dalam Komando ESDM Siaga Bencana, Beliau berpesan Terus Lanjutkan dan terimakasih untuk seluruh team perusahaan yang telah menjalankan misi kemanusiaan di NTT,” pesan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada kunjungannya ke lokasi gempa (28/08). 

Respons lapangan terus dilakukan seiring dengan aktivitas gempa susulan yang masih berlangsung.Hingga saat ini terdata sebanyak 111 orang meninggal dunia, 1.678 orang luka-luka, lebih dari 82.000 rumah warga mengalami kerusakan masif, sekitar 118 fasilitas pelayanan kesehatan terdampak, 2.756 fasilitas pendidikan rusak, 500 gedung perkantoran dan 495 rumah ibadah rusak dan terganggunya akses darat, pelabuhan dan bandara. Tim juga bergerak menuju Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, setelah menerima informasi mengenai kebutuhan masyarakat, terutama bahan makanan pokok, susu, dan sembako.

Bersama Tim SAR Gabungan, personel ERT PPA juga melaksanakan penyisiran darat di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Tongarambang, Desa Marapokot, dan Desa Liang Deruk. 

Selain mendukung kegiatan search & rescue, personel ERT PPA juga membuka dapur umum & posko medis, memberikan dukungan psikososial melalui kegiatan trauma healing, serta mendistribusikan paket sembako kepada masyarakat terdampak.

Hingga saat ini (19/08) personel ERT PPA masih berada di lokasi gempa bumi untuk meneruskan bantuan kegiatan penanggulangan bencana bersama ESDM Siaga Bencana. Rencananya personel ERT PPA akan tetap di lokasi bencana bersama masyarakat hingga situasi cukup kondusif.

Kehadiran ERT PPA di NTT merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap kondisi darurat. Kompetensi personel rescue dan medis yang dimiliki menjadi modal untuk mendukung penanganan bencana secara cepat, terukur, dan terkoordinasi bersama pemerintah serta unsur SAR gabungan.

Melalui kolaborasi lintas pihak, PPA Group berupaya memastikan dukungan di lapangan dapat berjalan efektif sekaligus membantu mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat.

Share