Perkuat Pertumbuhan Ketahanan Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan, PPA Group Raih Penghargaan di Nusantara CSR Awards 2026

Pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasional menjadi fondasi penting dalam menciptakan keberlanjutan industri pertambangan. Tidak hanya berfokus pada kinerja operasional, PPA Group terus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi lokal yang mandiri dan inklusif bersama masyarakat di sekitar site. Upaya ini kembali mendapat pengakuan melalui penghargaan Nusantara CSR Awards 2026 atas keberhasilan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata.

Penghargaan diberikan dalam acara Nusantara CSR Awards 2026 yang digelar oleh La Tofi School of Social Responsibility di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta pada 8 April 2026. 

PT Putra Perkasa Abadi Jobsite Adaro Indonesia meraih penghargaan Nasional Nusantara CSR Awards 2026 dengan nilai 88,00 dengan peringkat Platinum Alignment dalam kategori Ketahanan ekonomi Masyarakat dan Rantai Nilai untuk Program UMKM Perkasa: Penguatan Ekonomi Lokal Melalui Pemberdayaan UMKM. 

Program ini adalah program pembinaan 16 UMKM lokal yang menjawab kebutuhan dalam hal manajemen keuangan, perencanaan bisnis, serta strategi pemasaran yang efektif yang berdampak pada rendahnya daya saing produk di pasar yang semakin kompetitif, padahal potensi ekonomi lokal Kabupaten Tabalong dinilai cukup besar.

Melalui program ini, pelaku UMKM memperoleh peningkatan kompetensi dalam pengelolaan usaha secara profesional, mandiri dan berkelanjutan seperti pencatatan keuangan sederhana, perencanaan usaha berbasis strategi dan pengambilan keputusan bisnis berbasis data. UMKM juga mendapatkan pendampingan pelatihan peningkatan kualitas kemasan produk dan pemasaran. Pendampingan ini bersifat berkelanjutan, termasuk monitoring dan evaluasi perkembangan UMKM, sehingga dampaknya yang bersifat strategis, berorientasi pada kualitas dapat terus berlanjut. 

Program ini mendukung pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh PBB, yaitu SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), SDGs 10 (Berkurangnya Kesenjangan), dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). 

“Ke depannya, legacy PPA ini diharapkan dapat terus bersinergi dengan masyarakat dan memberikan nilai tambah berkelanjutan untuk masyarakat” ucap Singgih Prananda Section Head HCGA PPA Jobsite Adaro. 

Sementara itu, PT Antareja Mahada Makmur Jobsite Vale Indonesia meraih penghargaan Nasional Nusantara CSR Awards 2026 dengan nilai 94,85 dengan peringkat Platinum Alignment dalam kategori Ketahanan dan Ekonomi Masyarakat & Rantai Nilai untuk Program mitra Mahalona: Model Kemitraan Masyarakat Lokal dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Masyarakat Desa Mahalona. Program ini mendapatkan CEPI Champion Candidate – Zero Cost, High Impact Program  karena dinilai mampu melindungi sekitar Rp3.383.366.400 nilai ekonomi yang berada dalam eksposur risiko operasional perusahaan. Penilaian ini menggunakan metodologi La Tofi ESG Rating yang diperkuat dengan Corporate Economic Protection Index (CEPI). Instrumen tersebut mengukur besaran nilai ekonomi yang berhasil dilindungi oleh perusahaan melalui aksi mitigasi sosial yang tepat.

Di samping itu, Akhmad Maulana Ibrahim selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) AMM Site Vale mendapatkan predikat Platinum Leader Performance dengan nilai 92,90 dan dinyatakan layak sebagai 100 Manajer Program Terbaik Indonesia 2026. 

“Kami akan terus berupaya untuk berinovasi dalam menerapkan program-program CSR berkelanjutan, memberi manfaat positif bagi masyarakat terdampak sesuai dengan kaidah-kaidah ESG dan pengembangan pemberdayaan masyarakat yang baik. Pembuktiannya seharusnya bukan hanya datang dari piagam tapi juga dampak positif bagi masyarakat,” ujar Akhmad setelah acara. 

Program ini merupakan salah satu bukti bahwa industri pertambangan sangat bisa bersikap inklusif dengan masyarakat dalam hal bisnis dan penguatan ekonominya. Program Mitra Mahalona ini memanfaatkan perumahan warga menjadi camp karyawan perusahaan dengan bayaran hingga Rp1,2 miliar/tahun, serta mendorong usaha catering yang bersumber sepenuhnya dari hasil bumi dan karyawan catering yang berasal dari masyarakat setempat dengan capaian perputaran usaha catering sejumlah Rp6,8 miliar/tahun. Hal ini memberikan dampak ekonomi lokal sebesar kurang lebih Rp8 miliar/tahun. Dampak sosialnya, program ini membuka peluang usaha baru bagi masyarakat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha, terciptanya hubungan harmonis dan kesejahteraan yang tidak senjang antara perusahaan dan masyarakat. 

Program ini memenuhi beberapa tujuan SDGs yaitu SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 10 (Berkurangnya Kesenjangan), dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). 

PPA Group berkomitmen untuk senantiasa berinovasi dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat guna meraih pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan, inklusif dan mandiri. 

Share